News

Bupati Garut Pimpin Rapat Bahas Upaya Penanggulangan Maksiat: Sepakati Tindakan Nyata Jangka Pendek

×

Bupati Garut Pimpin Rapat Bahas Upaya Penanggulangan Maksiat: Sepakati Tindakan Nyata Jangka Pendek

Sebarkan artikel ini
maksiat garut
Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Perbuatan Maksiat di Kabupaten Garut yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut,

KITAINDONESIASATU.COM – Suasana serius namun kondusif menyelimuti Ruang Rapat Sekretariat Daerah Garut, beberapa hari lalu, saat Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, memimpin rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan perbuatan maksiat di wilayahnya.

Dalam forum yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat itu, Bupati Syakur menegaskan pentingnya menyamakan persepsi dalam menghadapi situasi yang dinilai kian mengkhawatirkan.

“Situasi kita di Garut tidak bisa lagi dianggap biasa. Banyak aktivitas masyarakat yang sudah mengarah pada tindakan maksiat, dan ini harus segera kita respon bersama,” ujar Bupati dengan nada tegas namun solutif.

Ia menjelaskan bahwa forum ini bukan sekadar diskusi, tetapi langkah awal untuk menyusun strategi konkret yang bisa diterapkan dalam waktu dekat. Ia bersyukur suasana rapat berlangsung harmonis, dengan semua pihak saling memahami dan sepakat untuk bergerak bersama.

“Alhamdulillah, pertemuan berlangsung kondusif dan saling pengertian. Kita harap ini menjadi fondasi kuat untuk aksi nyata di lapangan,” ujarnya.

Terkait tindak lanjut, Bupati menyampaikan bahwa detail rencana aksi akan difinalisasi paling lambat bulan Agustus, termasuk penanganan kasus miras dan bentuk pelanggaran moral lainnya. Namun ia menekankan, setiap kegiatan penindakan harus didukung sumber daya yang cukup, baik dari sisi anggaran, personel, maupun koordinasi lintas sektor.

“Ini bukan hanya soal regulasi, tapi tentang bagaimana memastikan kita punya kekuatan dan kesiapan untuk melindungi masyarakat dari bahaya moral,” tandasnya.

Dengan pendekatan yang terencana dan dukungan semua pihak, Pemerintah Kabupaten Garut berharap langkah ini dapat menjaga kondusifitas daerah sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *