News

Bupati Bogor dan Menteri LH Menyoroti Perubahan Lanskap yang Berpotensi Memicu Bencana

×

Bupati Bogor dan Menteri LH Menyoroti Perubahan Lanskap yang Berpotensi Memicu Bencana

Sebarkan artikel ini
bogor
Perubahan Lanskap pada pusat krisis banjir dan longsor di kabupaten Bogor (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Pada tanggal 2 Maret lalu, kawasan Tasman Ujung Kabupaten Bogor dilanda bencana banjir dan longsor.

Situasi ini menarik perhatian Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang menyoroti perubahan tata ruang signifikan yang tengah terjadi di wilayah tersebut.

Bupati Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk segera melakukan langkah-langkah korektif dalam menghadapi dampak dari perubahan lanskap yang tidak sesuai peruntukan.

Ia mengatakan, “Keseimbangan lingkungan di Kabupaten Bogor harus dijaga agar tidak berdampak lebih luas, termasuk ke wilayah hilir seperti Jakarta. Kami akan melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk mencari solusi terbaik.”

Beliau juga menambahkan bahwa program penghijauan akan segera didorong, serta penertiban terhadap bangunan ilegal di kawasan terlarang akan dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” tegasnya, Selasa 11 Maret 2025.

Dalam pernyataan selanjutnya, Menteri Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan keprihatinan atas perubahan fungsi lahan yang terjadi di kawasan seluas 15.000 hektar tersebut.

“Sejak tahun 2010, daerah ini memiliki fungsi utama sebagai hutan lindung dan kawasan resapan air. Namun, alih fungsi lahan yang masif pada tahun 2022 menyebabkan sekitar 8.000 hektar berubah menjadi kawasan pertanian, dan permukiman yang awalnya hanya 500 hektar kini meluas menjadi 1.500 hektar,” jelasnya.

Ia memperingatkan bahwa jika kondisi ini dibiarkan, bencana serupa dapat terus terjadi.

Menanggapi isu tersebut, Menteri Hanif merencanakan pemasangan plang “Dalam Pengawasan” di beberapa area yang terdampak serta penyegelan 33 titik lainnya yang melanggar peraturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *