News

BRIN Menilai Industri Alat Kesehatan di Indonesia Meningkat Pesat

×

BRIN Menilai Industri Alat Kesehatan di Indonesia Meningkat Pesat

Sebarkan artikel ini
peneliti Pixabay jarmoluk
Ilustrasi peneliti bekerja di laboratorium. (Pixabay/jarmoluk)

KITAINDONESIASATU.COM – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai perkembangan industri alat kesehatan (alkes) di Indonesia menunjukkan peningkatan yang cukup pesat pada tahun 2024.

Kepala Pusat Riset Teknologi Pengujian dan Standar BRIN, Teguh Muttaqie mengatakan bahwa saat ini perkembangan industri alat kesehatan meningkat pesat terutama dengan penyerapan produk dalam negeri yang melonjak hingga 48 persen pada 2024.

Ia menyampaikan hal itu dalam kegiatan diskusi webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Teknologi Pengujian dan Standar (PRTPS) BRIN secara daring, Selasa 19 November 20204.

Baca Juga  Piala AFF Futsal 2026 Siang Ini: Indonesia vs Australia Berebut Takhta Grup B

Dengan adanya peningkatan yang cukup positif di industri tersebut, menurut dia, menjadikan Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri di sektor alat kesehatan yang banyak dibutuhkan.

BRIN juga telah menghadirkan beberapa produk inovatif yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan. Hal ini guna menunjukkan kemandirian yang sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional.

Oleh karena itu pihaknya melalui Organisasi Riset Kesehatan dan juga Organisasi Riset Energy dan Manufaktur turut berkolaborasi untuk mencapai kemandirian dalam memproduksi alat kesehatan.

Baca Juga  Dari Hiburan ke Pemberdayaan, Cara Pemkab Bogor Menutup Tahun Bersama UMKM

“Organisasi Riset Kesehatan dan OREM yaitu Organisasi Riset Energy dan Manufaktur juga ikut berkolaborasi di dalamnya, khususnya pusat riset teknologi pengujian dan standar, sehingga dengan hadirnya jalinan kolaborasi antara stakeholder, periset, akademisi, dan pemerintah, itu sangat dibutuhkan untuk masa depan industri ini,” jelas dia.

Kolaborasi yang dilakukan dari berbagai pihak tersebut nantinya bakal menghasilkan entitas yang memiliki visi dan misi untuk menumbuhkan dan sekaligus mempercepat proses hilirisasi, khususnya dalam bidang teknologi dan pengujian standar agar dapat dimanfaatkan seluas-luasnya dalam rangka hilirisasi produk alat kesehatan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *