KITAINDONESIASATU.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bogor sepakat memperkuat sinergi untuk menjadikan Bogor sebagai kota dengan pangan yang aman dan sehat.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Dinas Kesehatan Kota Bogor, menerima audiensi dari BPOM di Rumah Dinas Wali Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa Pemkot Bogor bersama BPOM memiliki peran penting dalam keamanan pangan.
Untuk itu, diperlukan adanya penguatan Satgas keamanan pangan dalam memberikan edukasi tentang keamanan pangan, baik pada masyarakat, pengusaha kuliner, maupun produsen pangan.
“Kewenangan yang bisa dikombain kemudian disinergikan untuk paling tidak khusus Kota Bogor ini ada langkah konkrit yang bisa kita laksanakan. Jadi BPOM dan juga Pemkot Bogor menguatkan Satgas keamanan pangan,” ujarnya, Rabu 14 Mei 2025.
Dengan kolaborasi ini, ke depan juga akan terus dilakukan penyuluhan terkait alternatif bahan yang aman, sebagai pengganti bahan berbahaya.
Sehingga ke depan apabila ada pelanggaran yang dilakukan, maka bisa diberikan tindakan tegas.
Kepala BPOM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra menyampaikan terima kasih atas dukungan bapak Wali Kota serta memaparkan terkait profil BPOM di Bogor, kegiatan tahun 2024, dan rencana kegiatan tahun 2025.


