KITAINDONESIASATU.COM – Sebanyak 1.880 jiwa masih mengungsi akibat terdampak banjir di Kota Makassar. Mereka tersebar di tiga Kecamatan, yakni Manggala, Biringkanaya, dan Tamalanrea.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar bersama Universitas Hasanuddin Makassar, menyalurkan bantuan kepada korban banjir di wilayah ini.
Bantuan tersebut berupa 80 zak beras 5kg, 4 karton mie instan, 4 karton biskuit, 3 karton shampo, 2 karton sabun mandi, 2 karton ikan kaleng, 100 karton air minum botol, serta kantong plastik 250 liter. Selain itu diserahkan pula bantuan berupa uang sebesar Rp56,6 juta.
Bantuan disalurkan kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Manggala dan Kelurahan Tamalanrea.
“Kita kerjasama juga dengan BPBD. Untuk tahap awal kita mulai di Kelurahan Manggala, kemudian BTP. Bantuan logistik juga akan bertahap, untuk tahap ini kita salurkan bantuan berupa beras, indomie, sabun, dan air minum,” kata Kepala Pusat Studi Kebencanaan Unhas, Ilham Alimuddin.
Dalam penyaluran bantuan itu, Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan BPBD Makassar.
Tak hanya menyalurkan bantuan logistik, Universitas Hasanuddin juga menurunkan tim kesehatan ke titik-titik pengungsian dan lokasi banjir.
Tim yang diturunkan itu terdiri dari Forbes Unhas, Tim Bantuan Fisioterapi (TBF), UKM Pramuka, Siaga Ners Unhas, KSR PMI Unhas, Menwa 701 Unhas, SAR Unhas, dan Tim Bantuan Medis (TBM) Calcaneus FK Unhas.
“Ini bentuk kepedulian Unhas, sejak 2 atau 3 hari Makassar mulai banjir tim kita sudah turun. Dan hari ini kita lepas tim yang akan memberikan bantuan. Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak banjir,” sebut Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Jamaluddin Jompa.
Selain menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kota Makassar, Universitas Hasanuddin melalui mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah juga menyalurkan bantuan di dua kabupaten terdampak banjir, yakni di Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng. (Fit/Yo)


