KITAINDONESIASATU.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Imbauan itu disampaikan menyikapi cuaca ekstrem berupa suhu dingin yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur dalam beberapa hari terakhir dan diperkirakan masih berlanjut.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, menyampaikan bahwa berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penurunan suhu telah dirasakan selama sekitar satu pekan terakhir. Suhu udara di sejumlah wilayah bahkan tercatat turun hingga 19 derajat Celsius.
“Kondisi ini masih berpotensi terjadi beberapa hari ke depan. Kami mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah dan mengenakan pakaian tebal bila harus beraktivitas,” ujar Asep dikutip Jumat 16 Januari 2026.
BMKG menjelaskan bahwa suhu dingin tersebut berkaitan dengan masih berlangsungnya musim hujan. Air hujan yang jatuh dari lapisan atmosfer atas membawa udara dingin ke permukaan bumi, lalu memicu proses penguapan yang menyerap panas di sekitar lingkungan.
Selain berdampak pada kondisi tubuh, cuaca ekstrem juga berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir.




