News

Bogor dalam Krisis Bencana, Bupati Bersinergi dengan BNPB 

×

Bogor dalam Krisis Bencana, Bupati Bersinergi dengan BNPB 

Sebarkan artikel ini
Bupati Bogor, Rudy Susmanto di dampingi wakilnya dalam rapat bersama Kepala BNPB RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto (KIS/IST)
Bupati Bogor, Rudy Susmanto di dampingi wakilnya dalam rapat bersama Kepala BNPB RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengadakan rapat kritis dengan Kepala BNPB Republik Indonesia, sebagai langkah responsif penanganan bencana alam yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Bogor. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Bogor dan merupakan tindak lanjut dari bencana yang terjadi.

Bupati Rudy Susmanto mengapresiasi respons cepat BNPB yang hadir ke Kabupaten Bogor dalam waktu kurang dari 24 jam setelah bencana melanda. 

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BNPB yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto, Selasa 4 Maret 2025.

Baca Juga  Bupati Bogor Rudy Susmanto Keluarkan Uang Pribadi untuk Jembatan Ambruk 

Dalam kesempatan tersebut, Rudy, yang juga memulai hari pertamanya sebagai Bupati, memastikan bahwa penanganan bencana telah dilaksanakan dengan baik, termasuk normalisasi saluran air di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, dan perbaikan jembatan yang terputus di perbatasan Desa Citeureup dan Sukamakmur akibat banjir.

Bupati turut mengekspresikan keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa, di mana satu warga dilaporkan meninggal setelah terbawa arus sungai. Dengan luas Kabupaten Bogor yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, serta jumlah penduduk mendekati 6 juta jiwa, penanganan bencana menjadi tantangan tersendiri.

Baca Juga  Jelang Idulfitri, BAM DPR RI Minta Pemerintah Waspadai Inflasi Bahan Pokok

“Sinergi antara BPBD, Satpol PP, Polres, dan Kodim Bogor telah memberikan dampak positif dalam penanganan bencana ini,” tambah Rudy.

Ia juga menginformasikan bahwa beberapa akses transportasi, termasuk jalur Puncak, sempat terhambat akibat longsor, tetapi berkat kerja sama yang baik, jalur tersebut berhasil dibuka kembali pada pukul 02.00 WIB pagi tadi.

Menyoroti infrastruktur, Bupati Rudy mengingatkan akan pentingnya penanganan jembatan, mengingat terdapat enam jembatan yang terputus di berbagai lokasi.

“Kita akan segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar akses masyarakat tetap dapat terjamin,” tutupnya. (Nicko/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *