News

Bogor Barat Mulai Ditata, Terminal Bubulak Jadi Gerbang Perubahan

×

Bogor Barat Mulai Ditata, Terminal Bubulak Jadi Gerbang Perubahan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim (Kis/Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Bogor Barat bersiap bertransformasi. Dari kawasan yang sebelumnya identik dengan kekumuhan dan jalan berlubang, wilayah ini kini disentuh program penataan terpadu oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Langkah awal dimulai dari Terminal Bubulak yang perlahan berubah wajah menjadi lebih representatif dan terintegrasi.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan penataan Terminal Bubulak menjadi pintu masuk dari rencana besar pembangunan kawasan Bogor Barat. Hal itu ia sampaikan saat memimpin apel bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor di Terminal Bubulak, Selasa 9 September 2025.

Dedie mengungkapkan, proses emplasemen Terminal Bubulak saat ini telah rampung. Namun, pihak pelaksana masih terus melakukan penyempurnaan sebelum serah terima dilakukan.

“Sambil menunggu waktu serah terima, pihak pelaksana masih terus melakukan penyempurnaan dan menyelesaikan apa yang harus diperbaiki. Selanjutnya di tahun 2026 kita ada anggaran untuk pembangunan sarana pendukung untuk operasional Terminal Bubulak,” ujarnya.

Selain terminal, Pemkot Bogor juga akan menata taman atau jalur hijau di belakang Terminal Bubulak, tepatnya di dekat Pool Biskita Transpakuan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kesiapan kawasan sebagai pusat aktivitas transportasi sekaligus ruang publik yang lebih ramah warga.

Penataan Bogor Barat tak berhenti di sana. Dedie menyebut pihaknya akan melanjutkan pembangunan pedestrian menuju arah Cifor. Konsep pengembangan wilayah pun diarahkan pada Transit Oriented Development (TOD).

“Bogor Barat ini perlu sentuhan. Wilayah Bubulak akan menjadi kawasan hub, sehingga pembangunan terminal ke depan menggunakan konsep TOD. Kenapa kita harus tata, ya agar tidak kumuh, karena jangan kita memelihara kekumuhan,” tegasnya.

Tak hanya infrastruktur terminal, peningkatan aksesibilitas kawasan juga menjadi perhatian. Dedie menegaskan, Pemkot Bogor merencanakan pembangunan jalur alternatif yang menghubungkan Bubulak, Cifor, Situ Gede, Cangkurawok, hingga Dramaga. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Dramaga yang diprediksi semakin padat di tahun-tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *