News

Boceng Sang Istri Warga Tuban Tewas Dihantam Bus dari Belakang di Lamongan

×

Boceng Sang Istri Warga Tuban Tewas Dihantam Bus dari Belakang di Lamongan

Sebarkan artikel ini
kecelakaan lamongan
Petugas saat hendak mengevakuasi jenazah korban ke ambulans yang sudah menunggu du dekatnya. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan kembali terjadi, kali ini terjadi di ruas Jalan Nasional Lamongan-Babat, Jawa Timur Desa Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Senin (26/5/2025).

Dalam kecelakaan itu melibatkan bus pariwisara Permata Mubarok B 7293 FGA dengan pengendara sepeda motor bernama Supri Yambodo (69), warga Desa Banjar, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban dan istrinya.

Seluruh Korban Longsor Desa Depok Trenggalek Berhasil Ditemukan Berikut Daftarnya

Dalam kecelakaan ini korban tewas di tempat kejadian perkara karena mengalami luka parah setelah terlindas bus, begitu juga sang istri mengalami luka parah bagian kepala.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan terjadi bermula dari kedua kendaraan bus dan sepeda motor berjalan beriringan, sepeda motor melaju di depan bus pariwisata.

Baca Juga  Update Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang KM 92, Ada 21 Kendaraan Terlibat

Saat itu Supriyambodo berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra L 4668 VI dari arah Babat menuju ke arah Lamongan.

Di tengah perjalanan diuga korban memperlambat laju sepeda motor, sementara di belangkanya melaju bus prawisisata yang dikemudikan oleh Nur Shodiq warga Turi, Lamongan tiba-tiba menghantam sepeda motor di depannya itu.

Saat itu Nur Shodiq yang mengendalikan bus pariwisata hendak berbelok ke kiri, diduga saat berbelok ke kiri pengemudi tidak melihat keberadaan sepeda motor yang melaju di depannya di sisi kiri hingga terjadi benturan cukup keras.

Baca Juga  Kecelakaan Tabrak Lari di Manyar Gresik Tewaskan Pekerja Lamongan, Masyarakat Perlu Kesadaran Hukum

Pengendara sepeda motor kemudian terpental setelah dihantam bus dan terjatuh ke aspal hingga terlindas bus pariwisata yang melaju itu.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Ipda Hadi Siswanto kepada wartawan mengungkapkan korban atas nama Supriyambodo mengalami luka berat bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat kejadian kecelakaan.

Sementara sang istri yang dibocengnya juga mengalami luka serius di bagian kepala yang langsung dievakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk perawatan medis.

Baca Juga  Gagal Menyalip Pengendara di Bawah Umur Lamongan Tewas Tabrak Truk Angkut Tebu

Kecelakaan yang terjadi seperti ini bisa saja terjadi dengan alasan sebagai berikut:

Bus memiliki area blind spot di sisi kiri dan kanan, terutama di area dekat roda depan dan belakang.

Kalau motor berada di sisi kiri bus saat bus mulai berbelok, pengemudi bus bisa jadi tidak melihat motor itu, bisa saja ini adanya manuver tidak terprediksi sebelumnya.

Untuk itu Anda pengendara dan pengemudi perlu waspada jika ada motor belok tanpa memberi tanda lampu sein jelas atau mendadak masuk ke jalur kiri saat bus sudah mulai berbelok, potensi kecelakaan meningkat.

Atau, sebaliknya, bus yang tiba-tiba mengambil manuver tanpa melihat pengendara di sampingnya juga bisa menimbulkan potensi kecelakaan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *