“Untuk kondisinya yang jelas, secara pendidikan sekarang ini sudah mendekati 3 bulan, tanggal 23 Desember (nanti), dia genap 3 bulan tidak bersekolah,” kata YS.
YS mengaku sudah meminta pihak sekolah untuk mengeluarkan surat pindah sekolah, tetapi pihak sekolah menolak permintaannya.
“Jadi pihak sekolah sudah menyatakan secara tertulis, tidak akan mengeluarkan surat pindah untuk anak saya. Dengan alasan pihak sekolah tidak terima, karena saya membuat alasan pindah adalah sekolah tidak ramah anak, dan anak kami korban bully,” ungkapnya.
YS juga telah melaporkan kasus ini ke polisi dengan nomor laporan LP/B/1808/X/2024/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA pada Jumat (11/10/2024).
“Kalau untuk harapan ke depan, pertama pasti adalah surat pindah. Surat pindah tanpa saya harus dipaksa dengan embel-embel, seperti keinginan sekolah, saya harus berdamai dahulu. Itu saya tolak. Artinya karena proses hukum berjalan,” tutup dia. (joy/aps).

