KITAINDONESIASATU.COM – Kembalinya Argi ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) setelah kasus viral Tumbler Anita tidak terlepas dari peran Dirut KAI, Bobby Rasyidin.
Sebelumnya, publik ramai membicarakan kabar bahwa Argi diberhentikan dari instansi akibat kasus tersebut. Meski PT KAI telah memberikan klarifikasi dan membantah isu pemecatan itu, banyak netizen tetap meragukan pernyataan resmi perusahaan dan menunjukkan dukungan besar kepada Argi.
Di tengah memanasnya pemberitaan, Bobby Rasyidin akhirnya mengambil langkah langsung. Melalui unggahan Instagram pribadinya, @bobby.rasyidin, pada Kamis 27 November 2025, ia menegaskan bahwa Argi masih berstatus sebagai pegawai PT KAI.
Ia juga menyebut bahwa permintaan pihak Anita untuk memberhentikan Argi tidak pernah dikabulkan oleh manajemen.
“Argy tetap sebagai karyawan KAI Commuter sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik buat pelanggan,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
“Selamat bertugas Argy, tetap semangat memberi pelayanan terbaik untuk pelanggan,” tambah Bobby.
Respons positif publik pun mengalir atas keputusan Bobby mempertahankan Argi. Rekam jejak Bobby yang solid dan prestasinya di dunia BUMN kembali menjadi sorotan setelah kejadian ini.
Menurut laporan Detik.com, Bobby Rasyidin resmi menjabat sebagai Dirut KAI pada 12 Agustus 2025. Ia bukan sosok baru di lingkungan BUMN, melainkan figur berpengalaman dengan karier panjang.
Sebelum memimpin KAI, Bobby menjabat sebagai Direktur Utama PT LEN Industri periode 2021–2025. Alumni University of New South Wales, Sydney itu pernah menjadi profesional muda Indonesia pertama yang menduduki posisi tinggi di perusahaan jaringan dan solusi telekomunikasi asal Prancis, PT Alcatel Lucent, pada usia 38 tahun.
Ia juga pernah memimpin PT Teknologi Riset Global Investama pada 2016, lalu menjadi Komisaris Utama PT LEN Telekomunikasi Indonesia periode 2016–2019, serta Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia periode 2016–2021.
Kariernya terus berkembang hingga ia dipercaya sebagai komisaris independen PT GMF Aero Asia Tbk sejak Juni 2020. Setelah itu, ia kembali menjabat sebagai Direktur Utama PT LEN Industri pada periode 2021–2025 sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Dirut PT KAI menggantikan Didiek Haryanto. (*)


