News

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Tengah Selatan hingga 28 Maret

×

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Tengah Selatan hingga 28 Maret

Sebarkan artikel ini
BMKG Peringatkan Potensi Hujan
BMKG Peringatkan Potensi Hujan

KITAINDONESIASATU.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jawa Tengah bagian selatan akan mengalami peningkatan intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan.

Sejumlah daerah seperti Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode 26 hingga 28 Maret 2026.

Perubahan kondisi cuaca mulai terlihat setelah beberapa hari sebelumnya wilayah tersebut didominasi cuaca cerah dengan suhu yang cukup tinggi.

Dalam periode tersebut, suhu udara di wilayah Cilacap sempat mencapai 33 derajat Celcius dengan minimnya tutupan awan, sehingga paparan sinar matahari terasa cukup terik.

Baca Juga  Aturan Baru PPN dalam PMK 11 Tahun 2025, Apa Dampaknya bagi Pelaku Usaha?

Memasuki 26 Maret, kondisi atmosfer mulai berubah dengan munculnya pertumbuhan awan yang semakin signifikan.

Hal ini menjadi indikasi awal meningkatnya potensi hujan di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.

Pengaruh Siklon Tropis BMKG di Samudera Hindia

Dinamika cuaca yang terjadi juga dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Narelle yang terpantau di Samudera Hindia, tepatnya di selatan Nusa Tenggara Barat.

Meski bergerak menjauhi wilayah Indonesia menuju perairan barat Australia, fenomena ini tetap memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan potensi hujan di wilayah selatan Jawa Tengah.

Baca Juga  Bising Sampai Subuh, Proyek Padel di Jaksel Dipolisikan

Dalam tiga hari ke depan, suhu udara diperkirakan berada di kisaran 25 hingga 33 derajat Celcius.

Sementara itu, angin diprediksi bertiup dari arah barat dengan kecepatan antara 5 hingga 45 kilometer per jam, serta tingkat kelembapan udara mencapai 60 hingga 95 persen.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi, termasuk hujan lebat yang berpotensi disertai angin kencang.

Kondisi tersebut dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Selain itu, para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang melintasi jalur selatan Jawa Tengah, diimbau untuk lebih berhati-hati.

Baca Juga  Ketum PWI Pusat Apresiasi Media Ikut Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2024

Curah hujan yang tinggi berisiko menyebabkan jalan licin serta genangan air yang dapat membahayakan perjalanan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *