KITAINDONESIASATU.COM – BMKG mengeluarkan peringatan cuaca nasional yang bikin publik terkejut, karena pada 21 November 2025 sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi bakal disapu awan tebal hingga hujan ringan, sementara hujan petir ekstrem berpotensi menghantam Tanjung Pinang, dan kabut pekat mengancam Palu.
Kondisi ini dipicu oleh kemunculan Siklon Tropis Fina, yang sejak 19 November berubah dari bibit siklon 97S menjadi sistem yang memicu cuaca ekstrem.
Siklon Fina disebut memicu angin kencang hingga 60 knot di kawasan Laut Arafuru Selatan dan Pulau Tanimbar, menghadirkan potensi cuaca buruk dan gelombang ganas di sekitarnya.
Untuk prakiraan cuaca kota besar hari ini, Sumatra dibalut hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Palembang hingga Pekanbaru, dengan Tanjung Pinang menjadi satu-satunya wilayah yang berpotensi dihantam petir.
Di Jawa, cuaca cenderung berawan di Serang dan Yogyakarta, sementara Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya diperkirakan turun hujan ringan. Bali, NTT, NTB mayoritas berawan, dengan Mataram mengalami hujan ringan.
Wilayah Kalimantan turut mencatat hujan ringan hampir merata di Banjarbaru, Palangkaraya, Pontianak, Tanjung Selor, hingga Samarinda.
Di Sulawesi, kabut menutup Palu, sementara kota lain seperti Gorontalo, Mamuju, Makassar, Kendari, dan Manado diperkirakan diguyur hujan ringan.
Sementara itu, di Maluku dan Papua, cuaca mayoritas berawan dengan sejumlah kota seperti Jayapura, Manokwari, dan Sorong berpotensi turun hujan ringan.
BMKG juga mengibarkan peringatan gelombang tinggi. Gelombang laut setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi muncul di Selat Malaka bagian selatan, Samudera Hindia dari Aceh hingga Bali dan NTT, Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya, Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Banda, dan Laut Arafuru bagian utara.
Gelombang yang lebih ekstrem, 2,5–4 meter, patut diwaspadai di kawasan Laut Natuna Utara, serta perairan Arafuru bagian barat dan utara. (*)



