News

Biadab dan Tak Berperikemanusiaan! BKSAP DPR RI Kecam Serangan Israel ke RS Indonesia di Gaza

×

Biadab dan Tak Berperikemanusiaan! BKSAP DPR RI Kecam Serangan Israel ke RS Indonesia di Gaza

Sebarkan artikel ini
FotoJet 53
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera. (Foto: Dok/Andri-dpr.go.id)

KITAINDONESIASATU.COM – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, dengan tegas mengutuk serangan dan pengepungan yang dilakukan oleh Israel terhadap Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza utara baru-baru ini.

Mardani menyatakan bahwa Rumah Sakit Indonesia adalah salah satu dari sedikit rumah sakit di Gaza yang masih berfungsi sebagian.

“Tuduhan bahwa di rumah sakit Indonesia itu ada pejuang Hamas yang menyerang Israel adalah kebohongan alias tidak ada bukti,” tegas Mardani, seperti ditulis Parlementaria pada Jumat (27/12/2024).

Baca Juga  Israel Gempur Gaza, 21 Warga Tewas di Tengah Ketegangan Gencatan Senjata

Lebih lanjut, Mardani mencurigai serangan Israel terhadap fasilitas kesehatan di Gaza sebagai bagian dari kebijakan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), yang dilakukan secara biadab dan tidak berprikemanusiaan.

Menurutnya, pada November 2024, hanya 17 dari 36 rumah sakit di Gaza yang masih dapat beroperasi, sementara sisanya rusak atau hanya berfungsi sebagian akibat serangan brutal Israel, yang jelas merupakan TSM.

Mardani juga mengecam minimnya tindakan dari komunitas internasional, mengingat serangan tersebut merupakan bentuk teror yang mengerikan.

Ia mendesak agar komunitas global, terutama PBB, memberi tekanan kepada Israel untuk mematuhi hukum internasional, khususnya Pasal 18 Konvensi Den Haag 1907, yang melarang serangan terhadap rumah sakit, tempat medis, dan tenaga medis dalam situasi perang.

Baca Juga  Prabowo Tegas! Tolak Status Bencana Nasional untuk Sumatra-Aceh, Klaim Situasi Masih Aman

Ia juga menilai serangan terhadap fasilitas kesehatan dan tempat pengungsian sebagai bagian dari upaya Israel untuk mengusir dan memusnahkan warga Gaza.

Mardani mendesak agar gencatan senjata segera diterapkan, bantuan kemanusiaan dapat disalurkan, dan koridor aman bagi warga sipil dibuka, sembari menuntut agar Israel dihukum di Mahkamah Internasional.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *