News

Berpotensi Terjadi Penyalahgunanaan, Legislator Minta Pemprov DKI Segera Serahkan Pengelolaan Aset Ke SKPD

×

Berpotensi Terjadi Penyalahgunanaan, Legislator Minta Pemprov DKI Segera Serahkan Pengelolaan Aset Ke SKPD

Sebarkan artikel ini
Legislator
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua/humas dprd

Salah satu terobosan baru yang dilakukan, ungkap dia, yaitu aset yang diserahkan oleh pengembang langsung diterima oleh SKPD.

Cara itu sangat efektif mencegah aset yang telah diserahkan tidak terjaga dengan baik. “Dan ini sudah berjalan tiga tahun,” ungkap Saefullah.

Ia pun mengakui, dalam tiga tahun terakhir penyerahan aset masih banyak persoalan meski sudah ada trobosan.

Karena itu, sejumlah upaya agar aset lama dari pengembang bisa langsung digunakan oleh SKPD masih terus diupayakan.

“Nah yang lama ini terus kita lakukan langkah-langkah untuk diberikan kepada SKPD,” tandas Saefullah.

Baca Juga  SIM Keliling Cak Bhabin Surabaya Bulan Februari 2025

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menerima penyerahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) dari para pengembang dengan nilai aset Rp 2,9 triliun di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/10).

Adapun fasos-fasum tersebut yaitu, Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT), Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT), dan Izin Penggunaan Pemanfaatan Ruang (IPPR).

Dalam rinciannya, terdapat 17 aset fasos-fasum di lima wilayah kota administrasi yang telah dilakukan serah terima kepada  Pemprov DKI dari para pengembang dengan total nilai aset sebesar Rp 2,9 triliun. Aset tersebut terdiri dari total luas lahan sebesar Rp 132.781 m², luas konstruksi Rp 128.503 m², serta nilai konstruksi sebesar Rp 86,8 miliar.

Baca Juga  Jadwal dan Lokasi Layanan SIM Keliling Serang

Sementara, total aset per wilayah yaitu Jakarta Pusat sebesar Rp 7,2 miliar, Jakarta Utara sebesar Rp 704,7 miliar, Jakarta Barat sebesar Rp 526 miliar, Jakarta Timur sebesar Rp 174,8 miliar, dan Jakarta Selatan sebesar Rp 1,48 triliun. Jadi totalnya Rp 2,9 triliun. (Aldi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *