Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 anak dilaporkan mengalami luka fisik seperti memar, yang semakin menyoroti seriusnya dugaan kekerasan anak di daycare Yogyakarta tersebut.
Reaksi masyarakat
Kasus ini langsung menuai reaksi luas dari masyarakat. Banyak orang tua mengaku khawatir dan terpukul melihat kondisi anak-anak dalam video tersebut.
Peristiwa kasus daycare Sorosutan Yogyakarta ini juga memicu diskusi tentang pentingnya pengawasan terhadap tempat penitipan anak.
Sejumlah warganet mengingatkan agar orang tua lebih selektif dalam memilih daycare Yogyakarta, termasuk memastikan adanya sistem keamanan seperti CCTV dan rasio pengasuh yang ideal.
Hal ini dinilai penting untuk mencegah terulangnya kekerasan anak seperti yang terjadi dalam penggerebekan daycare tersebut.
Selain itu, muncul pula seruan agar pihak terkait memperketat pengawasan dan standar operasional tempat penitipan anak.
Kasus kekerasan anak dalam kasus daycare Sorosutan Yogyakarta ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak agar perlindungan terhadap anak semakin ditingkatkan.
