KITAINDONESIASATU.COM – Bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tidak menelan korban jiwa maupun luka-luka.
Hal itu ditegaskan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya Jumat (4/4/2025).
“Alhamdulilah, tidak ada korban luka apalagi jiwa,” kata dia.
Abdul Muhari menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas sangat tinggi selama dua hari terakhir menyebabkan Sungai Cikawul meluap, yang kemudian menjadi pemicu bencana hidrometeorologi tersebut.
“Berdasarkan data yang ada, akses jalan penghubung antar desa di Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, terputus karena tertimbun longsoran tanah setinggi 1 meter dan lebar 3 meter sepanjang 15 meter,” ujar Abdul Muhari, yang akrab disapa Aam.
Pada saat bersamaan, limpasan air Sungai Cikawul yang setinggi 1,5 meter sempat menggenangi 26 unit rumah di Dusun Cibungur, Desa Mendala.
Hal itu menyebabkan 18 keluarga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
“Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa ini tentu mengganggu aktivitas dan mobilitas warga,” tambahnya.
Abdul memastikan bahwa tim gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

