News

Bencana Hidrometeorologi Hantui Tulungagung Hujan Angin, Pohon Tumbang dan Banjir Kiriman Sudah Terjadi

×

Bencana Hidrometeorologi Hantui Tulungagung Hujan Angin, Pohon Tumbang dan Banjir Kiriman Sudah Terjadi

Sebarkan artikel ini
pohon tumbang
Pohon tumbang melintang di tengah jalan juga menimpa sebuah mobil yang parkir di Tulungagung. foto: radio pandowo

KITAINDONESIASATU.COM – Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur membuat sejumlah pohon tumbang dan terjadinya kiriman air bercampur di wilayah Tulungagung bagian selatan, Kamis (9/1/2025) pukul 22:00 WIB.

Malam itu angin kencang disertai hujan lebat merobohkan pohon berukuran besar di Jalan Raya Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo.

Pohon tumbang juga menimpa sebuah mobil sedan yang sedang terparkir di bawahnya hingga tertimpa dahan yang ambruk.

BPBD Tulungagung malam itu juga langsung melakukan evakuasi pohon yang tumbang hingga berakhir hingga Jumat (10/1/2024) dini hari.

Baca Juga  Kasus Bayi di Atap Rumah Pacar Keling Surabaya Anak Ibu Muda 20 Tahun

Petugas segera melakukan evakuasi pohon yang tumbang lantara pohon melintang di jalan yang menghubungkan dua kecamatan yakni Kecamatan Karangrejo dan Kecamatan Kauman Tulungagung.

Bencana Hidrometeorologi Menghantui Jatim, Terbaru Bencana Banyuwangi Terparah

banjir tulungagung

Menurut Gilang Zelakusuma, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, angin kencang bertiup di wilayah Tulungagung bagian utara.

Namun tidak ada laporan adanya kerusakan bagunan seperti atap terbang ataupun kerusakan sejenis yang laporkan masyarakat.

Sementara air kiriman bercampur lumpur juga datang dari arah pegunungan yang gundul kemudian menerjang pemukiman warga Desa Ngetrong, Kecamatan Campurdarat.

Baca Juga  Ray Rangkuti: PDIP Abaikan Anies dan Ahok, Usung Pramono Anung untuk Pilgub DKI

Banjir bandang semapat masuk ke Kantor Desa Ngertrong dan rumah warga, namun paginya banjir sudah surut.

Namun material banjir seperti endapan lumpur masih tertinggal di rumah warga.

Bencana hidromeorologi di Kabupaten Tulungagung diperkirakan masih akan terjadi hingga Maret 2025 mendatang.

Hal ini merupakan puncak hujan yang kemudian akan berangsung berkurang, namun warga harus tetap waspada akan datangnya bencana yang terjadi. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *