Ditambahkan Safaruddin, ada 172 orang yang terkena dampak pembangunan Bendungan Lau Simeme dan belum selesai ganti ruginya sampai saat ini.
Memang ada sebagian warga sudah sempat menerima ganti rugi. Hal ini lantaran ada yang memang saat itu sedang membutuhkannya untuk kebutuhan anak anak sekolah.
“Tapi lebih banyak yang belum. Saya kalau untuk ganti rugi tanah belum tapi kalau untuk tegakan sudah sebagian dan sisanya belum,” kata Safaruddin.
Bendungan Lau Simeme senilai Rp 1,76 triliun ini sudah sempat diresmikan oleh Presiden Joko Widodo diakhir akhir masa jabatannya pada Oktober 2024 lalu.
Namun hingga kini bendungan yang memiliki luas125 hektare dengan volume tampung 21 juta meter kubik belum juga beroperasi. (*)

