Dalam kategori peserta luring terbanyak, MTsN 2 Batola menyumbang 499 orang, disusul MAN 1 Batola dengan 360 orang, dan Ponpes Ulumul Qur’an sebanyak 300 orang.
Sementara di lingkungan Pemkab Batola, Setdakab, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan sama-sama mengirimkan 60 peserta.
Untuk tingkat kecamatan, Marabahan dan Tabukan menjadi penyumbang terbanyak dengan masing-masing 90 peserta.
Adapun peserta daring didominasi oleh Kantor Kementerian Agama Batola, yang menyumbangkan hingga 7.500 orang.
Bupati Bahrul Ilmi menyampaikan rasa bangganya atas tingginya antusias warga.
“Jumlah peserta yang terus meningkat ini menunjukkan kecintaan masyarakat Batola terhadap Al-Qur’an,” ucapnya.
Ia berharap semangat ini bisa menjadi bekal untuk menciptakan kedamaian dan ketentraman di tengah masyarakat.
“Kalau kita menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan hidup, insya Allah Batola akan lebih damai dan lapang,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Mubarak mengingatkan bahwa membaca Al-Qur’an jangan hanya dilakukan saat acara besar seperti ini.
“Batola Mengaji bisa jadi momentum untuk makin dekat dengan Al-Qur’an. Tapi jangan hanya seremonial. Kebiasaan membaca Al-Qur’an harus dibawa ke rumah-rumah,” pesannya. (Anang Fadhilah)
