Meski begitu, BKN juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk penyempurnaan sistem SDM di Basarnas. Beberapa di antaranya meliputi pembaruan data pegawai secara berkala, penyelesaian disparitas data, hingga optimalisasi kelengkapan Data Lemari Digital atau DMS.
Tak hanya itu, BKN turut mendorong seluruh pegawai agar melengkapi profil potensi dan kompetensi sebagai bagian dari penguatan database ASN nasional.
Dalam rekomendasinya, BKN juga menekankan pentingnya penyusunan Individual Development Plan (IDP) bagi setiap pegawai. Program retensi talenta juga dinilai perlu diperkuat guna meningkatkan loyalitas dan pengembangan karier aparatur di lingkungan Basarnas.
Selain penguatan kompetensi pegawai, asesmen tambahan untuk mengukur kesiapan suksesor pada jabatan target juga menjadi perhatian dalam pengembangan manajemen talenta ke depan.
Penguatan sistem merit dan manajemen talenta kini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendorong birokrasi yang profesional, adaptif, dan berbasis kompetensi di berbagai instansi negara.***

