KITAINDONESIASATU.COM – Sejak akhir bulan November dan awal Desember 2024 ini sejumlah wilayah Jawa Timur mulai diselimuti bencana alam seperti banjir bandang, puting beliung hingga banjir yang menggenang.
Banjir bandang terjadi di wilayah Malang Selatan, sementara hujan angin hingga merusak bangunan dan pohon tumbang terjadi di banyak tempat.
Beberapa wilayah antara lain seperti Kabupaten Malang, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Gresik, Surabaya, Pasuruan, Madiun, Magetan, Ponorogo hingga Pacitan dan Trenggalek serta sejumlah wilayah lainnya.
Banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan dan meluapnya sejumlah sungai serta tersumbatnya jembatan akibat menumpuknya sampah, hingga jebolnya tanggul.
Tebaru dari bencana banjir yang menggenang terjadi di wilayah Kabupaten Jombang dan Mojokerto yang hingga sekarang masih dirasakan hingga, Rabu (11/12/2024).
Banjir Mojokerto
Di kabupaten Mojokerto banjir meren Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Mojokerto, ketinggian air di wilayah ini mencapai lutut orang dewasa.
Akibat banjir ini sebanyak 470 rumah dilaporkan terendam banjir yang terjadi sejak Sabtu (7/12/2024).
Dua sekolah di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Mojokerto terpaksa diliburkan.
Keputusan untuk meliburkan sekolah dikarenakan air sudah masuk ke dalam ruang-ruang kelas.
Banjir terjadi di wilayah Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto meluas. Tercatat, ada sebanyak 2.859 warga di empat kelurahan di Kecamatan Prajurit Kulon terdampak banjir.
- Kelurahan Booto, banjir merendam dua lingkungan yakni Lingkungan Tenggilis dan Blooto.
- Kelurahan Tenggilis ada 505 warga terdampak, sementara di Lingkungan Blooto ada 45 warga terdampak banjir.
- Kelurahan Metikan yakni Lingkungan Cakarayam Baru dengan 900 warga terdampak.
- Kelurahan Prajurit Kulon merendam Lingkungan Prajurit dengan 340 warga terdampak dan Jayeng dengan 360 warga terdampak.
- Kelurahan Pulorejo merendam tiga lingkungan yakni BC 2 dengan 529 warga terdampak, BC 1 dengan 80 warga terdampak dan Pulokulon dengan 100 warga terdampak.
Banjir Jombang Meluas
Sementara banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Jombang terjadi terus meluas kini melanda di empat wilayah kecamatan.
Empat kecamatan antara lain Kecamatan Kesamben terjadi di Desa Jombok, Kecamatan Peterongan, Kecamatan Jogorogo, Kecaman Diwek dan Kecamatan Kota Jombang.
Berikut ini lokasi banjir yang terjadi di empat kecamatan di Kabupaten Jombang antara lain.
Kecamatan Peterongan
- Dusun Wonokerto, Desa Peterongan – ketinggian genangan air mencapai 50 cm
Tanggul jebol dan air meluap, korban 36 orang, 5 lansia dan 3 balita di bawah 5 tahun, telah dievakuasi.
- Dusun Rejoso, Desa Peterongan – ketinggian air mencapai 40 cm
- Dusun Budug Desa Tugusumberejo ketinggian air mencapai 30 cm – kondisi air berangsur surut.
Kecamatan Jogorogo
- Dusun Sawahan, Desa Sambirejo – ketinggian air hingga 50 cm, kondisi air stabil
- Dusun Corogo dan Dusun Gerih Desa Janti – ketinggian air 30 cm, kondisi mulai surut.
Kecamatan Diwek
- Dusun Mejono, Bundel, Kawur, Cikar dan Dusun Keras masuk wilayah Desa Keras – keinggiar air mencapai 20 cm tren air mengalami surut.
- Dusun Keras – ketinggian air mencapai 60 cm air berpotensi naik
Kecamatan Jombang
- Dusun Sengon, Desa Sengon – ketinggian air mencapai 50 cm, kondisi air punya potensi naik.
- Dusun Tawangsari, Kalimalang, Pulo Wetan, Pulo Kulon, wilayah Desa Pulo Lor – ketinggian air mencapai 50 cm, kondisi air punya pontensi naik.
Pengungsi Mojokerto
Terkait banjir di Mojokerto Polres Mojokerto Kota mendirikan posko tanggap bencana di Balong Cangkringan, Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto.
Posko memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir dengan memberikan sembako, mie instan hingga beras dan obat-obatan.
Pengungsi Jombang
Pengungsi di wilayah Kabupaten Jombang terdapat 38 pengusi yang terdiri dari anak-anak, balita dan orang dewasa serta lansia.
BPBD membuka posko dan dapur umun di Kantor Desa Jombok dengan menyediakan tempat pengungsian bagi warga terdampak banjir.
Wilayah Jombok merupakan kawan terparah warga tergenang air banjir sejak Sabtu (7/12/2024), kemudian kembali meluap hingga Selasa (10/12/2024) dan sampai sekarang. **

