News

Banjarmasin Jalin Kerja Sama dengan Enrekang untuk Kendalikan Inflasi Pangan

×

Banjarmasin Jalin Kerja Sama dengan Enrekang untuk Kendalikan Inflasi Pangan

Sebarkan artikel ini
bawang merah
petani panen bawang merah di kalsel. -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, untuk memperkuat pasokan bawang merah dan beras. Langkah ini ditempuh guna menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, mengatakan dua komoditas tersebut selama ini menjadi penyumbang utama inflasi di Banjarmasin.

“Bawang merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi di Banjarmasin. Untuk tahun ini, kami akan membangun kerja sama dengan Enrekang,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Ikhsan menambahkan, komunikasi antara instansi terkait di Banjarmasin dan Enrekang telah dilakukan. Fokus kerja sama diarahkan pada pasokan bawang merah dan beras yang kerap mengalami fluktuasi harga.

Data Badan Pusat Statistik mencatat laju inflasi Kota Banjarmasin pada Juli 2025 sebesar 0,30 persen (month-to-month) dengan inflasi tahunan 2,50 persen (year-on-year). Kenaikan harga bawang merah dan beras menjadi faktor utama pendorong inflasi tersebut.

Menurut Ikhsan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Banjarmasin berkomitmen menjaga ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok. Kerja sama dengan Enrekang, yang dikenal sebagai sentra bawang merah dan penghasil beras, menjadi salah satu strategi konkret.

Dengan adanya kerja sama antar-daerah, Pemkot Banjarmasin berharap pasokan pangan lebih terjamin sehingga harga di pasaran bisa lebih terkendali.

“Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah kota untuk memperkuat sinergi antara daerah produsen dan konsumen, menjaga ketahanan pangan, sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” kata Ikhsan. (Anang Fadhilah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *