KITAINDONESIASATU.COM — Berikut ini detik-detik balon udara nyangkut pada kabel listrik di Pujon Malang hingga menyebabkan ribuan rumah alami pemadaman.
Sebuah insiden unik namun berbahaya terjadi di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa pagi 1 April 2025.
Sebuah balon udara berukuran besar dengan warna mencolok tersangkut di jaringan kabel listrik, menyebabkan pemadaman listrik yang berdampak pada sekitar 8.000 pelanggan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.59 WIB dan berlangsung selama kurang lebih lima menit.
Menurut Asman Keuangan dan Umum PLN UP3 Malang, Bintara Situmorang, aliran listrik padam mulai dari kawasan Jalan Arumdalu, Songgoriti, Kota Batu hingga ke Kecamatan Pujon.
Mengutip dari berbagai sumber, petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan adanya pemadaman.
Setelah ditelusuri, ternyata penyebabnya adalah balon udara besar yang terbakar setelah tersangkut kabel listrik.
Sehingga, hal ini menyebabkan percikan api dan memicu sistem proteksi otomatis jaringan.
Beruntung, tidak ada kerusakan pada peralatan listrik dan api tidak merambat ke rumah warga.
Berkat reaksi cepat petugas dan sistem proteksi yang bekerja dengan baik, aliran listrik berhasil dinormalkan kembali dalam waktu singkat.
Komentar Netizen tentang Balon Udara di Kabel Litrik
Kejadian ini sontak menjadi viral di media sosial setelah video detik-detik balon udara tersangkut diunggah oleh akun Instagram @platpemedia.
Dalam video tersebut, terlihat balon raksasa menggantung di atas kabel listrik, sementara percikan api tampak menyala di sekitarnya.
Netizen pun ramai-ramai mengomentari kejadian tersebut.
“Keluarkan saja aturan gak boleh terbangkan balon raksasa. Kejadian seperti ini banyak,” tulis akun @limno36, menyoroti bahaya dari tradisi pelepasan balon udara tanpa pengawasan.
Insiden ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat mengenai bahaya menerbangkan balon udara secara sembarangan, terutama di kawasan padat penduduk dan dekat instalasi listrik. Pihak PLN mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati demi keselamatan bersama.(*)




