KITAINDONESIASATU.COM-Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah minta seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Tangerang harus berpakaian rapih dan melayani masyarakat dengan baik tanpa ada keluhan (zero complaint)
Hal itu ditegaskan Intan saat memimpin apel perdana dimasa kepemimpinannya, Senin (24/2/2025). “Saya minta kepada ASN di Kabupaten Tangerang agar bisa bekerja sama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Intan.
Menurut dia, setiap ASN harus bisa menjaga keindahan dan kerapihan berpakain dan tempat kerja, serta mematuhi jam kerja yang sudah ditetapkan. Hal ini akan mendukung tugas-tugas pelayanan yang dilakukan ASN kepada masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Saya minta kepada seluruh ASN untuk bisa menunjukkan loyalitas dan intregritasnya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Tangerang. Sebentar lagi kita memasuki bulan suci Ramadhan, tentu para ASN harus mematuhi jam kerja yang sudah ditetapkan,” tegas Wakil Bupati Tangerang perempuan pertama ini.
Intan juga menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Tangerang Moch. Maesal Rasyid yang belum bisa hadir di tengah-tengah apel ini. Sebab Bupati Tangerang bersama Bupati se Indonesia masih mengikuti retret di Magelang, Jawa Tengah. “Semoga kita semua diberikan kesehatan dan semoga Tangerang Semakin Gemilang,” kata Intan.
Disinggung soal langkah apa yang akan dilakukan dalam program 100 hari pertama, Intan menegaskan yang pertama harus dilakukan adalah pembenahan pelayan di semua lini. Semua ASN betul-betul haurs bergerak untuk melayani masyarakat.
“Program 100 hari pertama yakni menangani kemacetan, penangnan sampah, dan pendidikan gratis yang segera akan kita laouncing di tahun ajaran ini. Semoga sampai lima tahun kedepan akan tercapai zero complaint. Semua ASN yang ada dipelayanan harus disiplin,” tegasnya.
Bahkan, Intan akan buka pelayanan publik. Dan gerai-gerai pelayanan publik di beberapa tempat akan segera dibuka. Contonya pelayanan KTP elektronik atau pelayanan Adminduk sudah bisa dilaukan di kecamatan-kecamatan sejak 3 Februari lalu. “Dengan demikian masyarakat cukup mencetak KTP elektronik dan pelayanan adminduk lainnya di kecamatan,” ujarnya.


