KITAINDONESIASATU.COM – Masih ingat pelaku kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan tersangka Rohmad Tri Hartanto alias Antok (33) kini menyesali perbuatannya.
Nasi sudah menjadi bubur, kini Antok harus bertanggung jawab dan sedang menjalani proses hukum yang dilakukan penyidik Polda Jatim.
Seperti kita ketahui Antok membunuh dan memutilasi kekasih gelapnya, Uswatul Khasanah (28) disebuah hotel di Kediri kemudian memotong menjadi enam bagian lalu di buang ke Ngawi, Trenggalek dan Ponorogo.
Jadwal Acara RCTI, TRANS TV, SCTV, INDOSIAR, NET TV dan MNCTV, Minggu 2 Maret 2025
Kini Antok telah menjalani rekonstruksi yang diperagakan sebanyak 161 adegan mulai dari saat membunuh dan memutilasi hingga menyimpan dalam koper hingga membuang di 3 lokasi di 3 kabupaten berbeda.
Rekonstruksi dilakukan Jatranras Direskrimum Polda Jatim pada Kamis (27/2/2025) lalu hanya dilakukan di lokasi eksekusi korban yakni di dalam kamar hotel Kota Kediri.
Namun untuk rekontruksi lokasi lain tidak dilakukan di tempat aslinya, hal tersebut atas pertimbangan aspek jarak geografi wilayah dan TKP yang tidak memungkinkan karena malam hari.
Untuk rekonstruksi untuk menggambarkan situasi pembuangan potongan tubuh Uswatun Khasanah du dua kabupaten tetap dilakukan di Tulungagung.
LIVE STREAMING – MotoGP 2025 Thailand GP Chang International Circuit
Antok yang kini mendekam di jeruji besi Polda Jatim menyatakan dengan penuh penyesalan, warga Desa Gombang, Pakel, Tulungagung kerap menangis dan meratapi ketika mengingat keluarganya.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP, Arbaridi Jumhur kepada wartawan di Surabaya mengungkapkan jika kondisi psikologi Antok perlahan akan berubah.
Menurut Jumhur kini Antok setelah berada di sel tahanan lebih banyak merenung hingga banyak berdoa, dan kondisinya akan lebih normal dan sudah mulai menerima kenyataan.
Yang pasti menurut Jumhur kini Antok sudah menerima apa yang terjadi dengan dirinya dan dia mau menjalani proses hukum atas perbuatannya itu.
Lagi Laka di Madiun: Jalan Sempit Nekat Nyalip, Rismatul Malah Terpeleset dan Terlindas Truk
Dikataka oleh Jumhur, salah satu pemicu emosional terbesar bagi Antok adalah ketika membicarakan anaknya, dia akan menangis jika berbicara masalah anaknya.
Menurutnya penyesalan ini baru muncul setelah ia menjalani serangkaian pemeriksaan dan menjadi tahanan Jatranras Ditreskrimum Polda Jatim.
“Jika sebelumnya Anton tanpa merasa bersalah, kini ia mulai menyadari dampak dari perbuatannya. Dia kini merasa bersalah dan keluarga yang kena imbasnya atas perbuatannya sendiri, dia menyesal,” kata Jumhur, dikutip Minggu (2/3/2025) dari beritajatim.com.
Dua Kecelakaan Jelang Ramadhan Nyawa warga Duduksampeyan dan Cerme Melayang di Jalan Raya
Dalam rekonstruksi sebelumnya Antok melakukan 161 adekan rekonstruksi dan 80 adegan rekonstruksi dilaksanakan di dalam kamar hotel di Kediri, ia menunjukkan bagimana menghabisi kekasihnya Uswatun Khasanah.
Namun dalam rekonstruk tersebut Anton memperlihatkan ekspresi penyesalan, ia sempat tersenyum memperagakan adegan pembunuhan sadis tersebut.
Dan sekarang ia telah menyadari dampak besar dari perbuatannya menghabisi pacarnya itu tak hanya berimbas kepada dirinya sendiri tetapi juga keluarga besarnya dan anak istrinya yang sangat dia sayangi. **



