KITAINDONESIASATU.COM – Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, meminta pengelola jalan tol untuk mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi peningkatan volume kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Imbauan ini disampaikan mengingat tingginya angka kecelakaan di ruas jalan tol dalam beberapa bulan terakhir, termasuk insiden beruntun di ruas Cipularang yang menyita perhatian masyarakat.
Novita yakin target zero accident dapat dicapai melalui perencanaan dan langkah konkret yang terukur.
“Kita sudah memiliki pengalaman dari tahun ke tahun. Kesalahan yang terjadi sebelumnya harus diperbaiki agar target zero accident bisa terwujud,” ujar Novita dikutip dari Parlementaria pada Selasa (10/12/2024).
Politisi dari Partai Gerindra ini menggarisbawahi perlunya koordinasi semua pihak, termasuk Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Jasa Marga, Kementerian PUPR, dan Kementerian Perhubungan, untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman selama musim liburan.
Novita meminta pengelola jalan tol memastikan rambu-rambu proyek perbaikan dipasang pada jarak yang cukup jauh dari lokasi pekerjaan agar pengendara lebih waspada.
Ia juga mendesak agar proyek perbaikan jalan tol dan jalan alternatif selesai sebelum musim liburan dimulai.
Selain itu, Novita menyarankan penyediaan bengkel portabel untuk membantu kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan tol. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kelayakan kendaraan, terutama untuk transportasi umum, sebelum digunakan.
“Pemeriksaan kendaraan sangat krusial. Armada yang tidak layak jalan, seperti yang memiliki masalah pada sistem pengereman, tidak boleh lolos pemeriksaan. Ini menyangkut keselamatan masyarakat, yang harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Novita juga menyoroti bahwa banyak kecelakaan disebabkan oleh kendaraan yang tidak memenuhi standar kelayakan, sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.- ***



