Rico Waas juga menemukan bahwa harga cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih mulai naik, dan ia mengingatkan untuk mewaspadai situasi ini. Terkait keluhan pedagang tentang kondisi pasar, ia setuju bahwa suhu pasar terasa kurang nyaman.
“Saya minta dilakukan pembersihan, meski belum ada perbaikan besar, tetapi harus ada perhatian terhadap kebersihan,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota juga meninjau kondisi lantai dua dan tiga Pasar Petisah dan menemukan bahwa banyak kios yang kosong dan jumlah tenant berkurang.
Hal ini, menurut pengakuan pedagang, terjadi pasca-pandemi COVID-19. Menanggapi hal tersebut, Rico Waas meminta Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution, untuk membantu pedagang memanfaatkan digitalisasi dalam memasarkan barang mereka.
“Ajarkan pedagang tentang digitalisasi secara perlahan. Ada pedagang yang sudah berjualan 20 tahun, tapi belum mengerti cara menggunakan handphone,” pesannya. (lik/aps)


