Pembangunan 38 unit huntap ini, yang didanai oleh Dana Siap Pakai (DSP) dari BNPB senilai Rp 4,3 miliar, ditargetkan selesai pada akhir September 2024. Namun, Hakanna mengingatkan agar penyelesaian proyek ini tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga memastikan kualitas dan keberlanjutan hunian tersebut.
“Pemerintah harus memastikan bahwa hunian ini benar-benar layak dan siap ditempati. Jangan sampai setelah serah terima kunci, warga justru menghadapi masalah baru di tempat tinggal yang baru,” pungkasnya. (Nicko)


