KITAINDONESIASATU.COM – Gerakan Masyarakat Sipil Adili Soeharto (GEMAS) kembali menyuarakan penolakannya terhadap rencana pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden Soeharto. Aksi ini dilakukan sebagai respons atas wacana yang kembali menguat di tengah masyarakat.
Anggota Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, Kamis (15/5/2025) mengungkapkan jika terwujud, maka Keluarga Cendana yang ditinggalkan mendiang Soeharto akan mendapatkan berbagai keuntungan dari negara seperti uang Rp50juta hingga berbagai tunjangan lainnya.
Ia menilai Soeharto bukan sosok yang tepat diangkat sebagai Pahlawan Nasional karena memiliki berbagai rekam jejak buruk seperti kasus korupsi hingga pelanggaran HAM berat.
Berdasarkan Perpres Nomor 72 tahun 2018 pemerintah akan memberikan sejumlah benefit yang akan diterima oleh penerima gelar pahlawan maupun keluarganya.
Salah satu di antaranya adalah uang sejumlah Rp 50 juta berupa tunjangan kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya. Bagi Keluarga Cendana dana segitu kecil karena sudah mapan.
Namun, ia tak terima lantaran sumber uang itu adalah anggaran negara yang berasal dari pajak masyarakat. Sebelumnya, usulan pemberian Pahlawan Nasional bagi Soeharto disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada Kementerian Sosial. (*)

