News

Ancaman Serius 27–28 Januari: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa

×

Ancaman Serius 27–28 Januari: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa

Sebarkan artikel ini
petir
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Cuaca ekstrem kembali menggila di Jawa Tengah. BMKG mengeluarkan peringatan status siaga untuk puluhan daerah selama Selasa–Rabu, 27–28 Januari 2026.

Hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi turun disertai angin kencang dan petir, memicu ancaman serius banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan sejak sekarang.
Hasil pemantauan, Senin (26/1) hingga petang, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mengguyur sejumlah wilayah Jawa Tengah. Meski sempat menurun, BMKG menegaskan cuaca ekstrem berpotensi kembali menguat dalam dua hari ke depan, sehingga risiko bencana hidrometeorologi meningkat signifikan.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sembodo, mengatakan bahwa kondisi ini menempatkan banyak daerah dalam status siaga.

“Waspadai bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem dalam dua hari ke depan di puluhan wilayah Jawa Tengah,” katanya.

Pada Selasa (27/1), wilayah dengan status siaga meliputi Brebes, Kabupaten Tegal, Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten dan Kota Magelang, Boyolali, Sragen, serta Karanganyar.

Sementara daerah status waspada mencakup Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kendal, Kabupaten dan Kota Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Salatiga, Grobogan, Klaten, Sukoharjo, dan Surakarta.

Ancaman berlanjut pada Rabu (28/1). Status siaga diprediksi terjadi di Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten dan Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Sragen, serta Karanganyar.

Adapun status waspada meliputi Brebes, Kabupaten dan Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kendal, Kabupaten dan Kota Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Salatiga, dan Grobogan.

BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk siaga penuh, memantau informasi resmi, dan menghindari area rawan bencana selama periode cuaca ekstrem ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *