News

Anak Sekolah di Cegok Tidak Lagi Menyeberangi Sungai

×

Anak Sekolah di Cegok Tidak Lagi Menyeberangi Sungai

Sebarkan artikel ini
jembatan cegog
Proses pembangunan jembatan Cegog di Kabupaten Pandeglang. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Jembatan darurat di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kabupaten Pandeglang, selesai dibangun. Sedangkan pembangunan jembatan permanen masuk dalam program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera), agar siswa SMP dan SD tidak lagi melewati aliran sungai deras.

Pembangunan sudah memasuki pengecoran dengan jenis konstruksi beton bertulang, menggantikan jembatan lama. Jembatan lama sudah dibongkar karena menjadi titik lokasi pembangunan pondasi jembatan baru.

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mengatakan bahwa saat ini anak-anak sekolah dan warga sudah bisa melewati jembatan sementara. “Jadi, tidak lagi harus melewati aliran sungai. Situasi terkini alhamdulillah sudah ada jembatan sementara untuk nyeberang,” katanya, kemarin.

Dewi menuturkan, berdasarkan hasil survei di lapangan oleh Kabid Bina Marga beserta tim teknis, saat ini sedang dilaksanakan pembangunan jembatan Cegog secara permanen dengan jenis konstruksi beton bertulang dari existing di Kampung Cegog. “Selama proses pembangunan berlangsung, akses jembatan ditutup sementara karena pekerjaan struktur utama tengah dilakukan pengecoran,” katanya.

Selama pelaksanaan pembangunan tersebut, kontraktor pelaksana dari provinsi tidak membuat jembatan sementara. Dengan pertimbangan, ketinggian air sungai biasanya maksimal dibawah lutut dan bisa dilalui oleh angkutan barang atau orang. “Diluar perkiraan, saat itu air sungai tinggi dan terdapat puluhan siswa SD dan SMP yang sedang melintasi sungai, seperti yang terekam dalam video,” kata Dewi.

Pembangunan jembatan Cegog merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat di wilayah Cimanggu. “Kami memahami adanya kendala sementara akibat penutupan jembatan. Namun, semua ini demi hasil pembangunan yang lebih kokoh dan aman bagi masyarakat,” ujar Dewi.

Sementara itu Camat Cimanggu Encun Sunayah mengatakan bahwa saat ini sudah dibuatkan jembatan darurat. “Jadi, warga atau anak sekolah yang melintas tidak perlu lagi lewat sungai. Sudah bisa lewat jembatan darurat,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *