KITAINDONESIASATU.COM – Ambulans RSUD Koesma Tuban pembawa pasien jantung hantam truk di wilayah Kabupaten Lamongan pada Sabtu, 26 April 2025.
Ambulans milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Koesma Tuban tersebut dilaporkan menabrak bagian belakang sebuah truk tangki saat sedang dalam perjalanan membawa pasien rujukan.
Peristiwa nahas ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi petugas medis dan pasien dalam situasi darurat.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, ambulans tersebut tengah melaju dari arah Tuban menuju Surabaya. Kendaraan ini membawa seorang pasien jantung yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut di rumah sakit rujukan.
Diduga, ambulans melaju dengan kecepatan tinggi dan menggunakan sirene serta lampu rotator karena kondisi pasien yang kritis.
Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Raya Turi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, ambulans tersebut diduga kehilangan kendali atau salah perhitungan jarak sehingga menabrak bagian belakang truk tangki yang berada di depannya.
Ambulans RSUD Koesma Tuban Pembawa Pasien Jantung Hantam Truk
Akibat benturan keras, bagian depan ambulans mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi pasien jantung yang berada di dalam ambulans menjadi perhatian utama pasca-kecelakaan.
Selain pasien, di dalam ambulans juga terdapat seorang sopir dan seorang perawat yang mendampingi. Belum ada laporan rinci mengenai kondisi seluruh korban, namun proses evakuasi segera dilakukan oleh warga sekitar dan petugas yang datang ke lokasi.
Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan segera tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Penyebab pasti kecelakaan ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian atau kondisi darurat yang membuat pengemudi ambulans kurang fokus.
Insiden ambulans RSUD Koesma Tuban pembawa pasien jantung hantam truk di Lamongan ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian di jalan raya, bahkan bagi kendaraan prioritas sekalipun, demi keselamatan semua pihak.



