Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat bahwa jumlah perokok usia di atas 15 tahun terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya populasi.
Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengungkapkan bahwa meski prevalensi persentase terlihat menurun, jumlah absolut perokok justru melonjak hingga 5 juta orang dalam satu dekade terakhir.
“Dari 2013 ke 2023, jumlah perokok naik dari 57,2 juta menjadi 63,1 juta orang. Ini akibat pertumbuhan penduduk,” ujarnya.
Nadia juga menyoroti lonjakan perokok anak dan remaja usia 10–18 tahun yang meningkat drastis, dari 2 juta orang pada 2013 menjadi 5,9 juta orang pada 2023.***



