KITAINDONESIASATU.COM – Aksi balap liar di beberapa wilayah di Jawa Timur yang marak terjadi menjadi perhatian aparat kepolisian diberbagai kabupaten/kota.
Salah satunya yang terjadi di wilayah Polsek Dlanggu, Kabupaten Mojokerto terlibat aksi kejaran-kejaran dengan para pelaku balapan liar di wilayah Kecamatan Dlangu.
Para pembalap jalanan ini pun kemudian panik mengetahui datangnya sejumlah polisi yang datang secara mendadak, kemudian mereka melarikan diri hingga lari ke sungai.
Naik Sepeda Ontel Seorang Lansia Berusia 70 Tahun, Tewas Tertabrak Truk Gandeng
Petugas kepolisian dari Polsek Dlanggu akhirnya mengamankan 10 Unit kendaraan dari lokasi balap liar, Minggu (9/03/2025).
Dalam operasi itu akhirnya petugas berhasil menjaring sebanyak 14 orang joki balapan liar berikut kendaraan sepeda motor yang mereka gunapan untuk balapan.
Kecelakaan KA Kertanegara dan Truk di Ngadiluwih Kediri Dua Orang Kritis di Rawat di RS Gambiran
Kapolsek Dlanggu AKP Aminun kepada wartawan di Mojokerto mengatakan mengamankan para pelaku balapan yang rata-rata berusia 16 tahun dengan mengamankan total 14 sepeda motor dan 14 orang pembalap.
Dari para pembalap liar itu seluruhnya berstatus sebagai pelajar dan mereka berasal dari wilayah Kecamatan Mojoanyar dan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Jadwal Acara SCTV Senin 10 Maret 2025: Live Ramadhan hingga Cinta di Ujung Sajadah
Para pembalap liar itu disergap para petugas saat mereka sedang menggeber-nggeber sepeda motor hendat start di Jalan Raya Pacing, Kecamatan Dlanggu selepas sahur.
Petugas yang melakukan penangkapan awalnya menyamar sebagai warga berpakaian biasa dan datang ke lokasi terlebih dahulu.
Setelah para pembalap berkumpul, para petugas berpakaian biasa ini kemudian menangkapi para pembalap dan petugas berseragam kemudian masuk arena balapan.
Aksi Balap Liar ABG Habis Sahur di Puncu Kediri, Enam Sepeda Motor Diamankan Polisi
Meski demikian masih banyak di antara para remaja yang lolos dari sergapan petugas mereka kocar-kacir dan kabur ke pemukiman warga, hingga adanya nyemplung ke dalam sungai untuk menyelamatkan diri dengan mudah ditangkap.
Belasan remaja yang terjaring ini melakukan pelanggaran berlais, selain aksi kebut-kebutan, mayoritas kendaraan yang digunakan sudah tidak setandar lagi karena dipreteli.
Mereka langsung dijatuhi sangsi tilang dan mendapatkan pembinaan untuk memberikan efek jera kepada para remaja ini.
Kasusnya diserahkan ke Satlantas Polres Mojokerto untuk penindakan ditilang, sedangkan sepeda motor baru dikeluarkan nanti setelah Lebaran 2025 ini.
Sebelumnya Polsek Dlangu menangkap dua motor herex dan dua joki Ramadhan Race di lokasi sama di ruas Jalan Raya Pacing-Dlangu setelah sahur.
Sebelumnya Satlantas Polres Nganjuk juga melakukan operasi balap lair di wilayahnya di Desa Trayang, Kecamatan Nggronggot, Kabupaten Nganjuk, Selasa, 4 Maret 2025.
Dalam operasi ini diterjunkan sebanyak 25 personil dan berhasil mengamankan 30 unit sepeda motor yang digunakan dalam balap liar di kawasan itu. **
