KITAINDONESIASATU.COM – Warga Medan dan Deli Serdang khususnya yang melintasi seputaran Jalan Cemara, merasa resah dengan keberadaan “Pak Ogah” mengatur jalan, yang kerap membuat kemacetan, bukannya melancarkan arus jalan.
Hal ini disampaikan warga bernama Wagino yang setiap hari melintasi jalan Cemara tersebut.
Menurutnya, keberadaan yang notabenenya “preman” sudah sangat meresahkan warga masyarakat yang melintasi jalan tersebut.
“Bagaimana tidak, keberadaan Pak Ogah yang berjumlah 4 sampai 5 orang itu, bukannya melancarkan arus jalan, ini malah membuat kemacetan yang panjang dari semua sisi jalan.” ucapnya.
Ia melanjutkan, saking macetnya, di jalan sering terjadi senggolan body yang akhirnya menyebabkan pengguna jalan adu mulut dan miris adu fisik.
“Tolonglah kami pak Kapolda untuk menertibkan kondisi ini. Paling tidak diberi lah lampu merah (Trafig light), agar tidak ada lagi kemacetan dan pak Oga yang meresahkan itu.”pintanya
Menurut dia, Jalan Cemara merupakan salah satu pintu masuk orang dari daerah lain ke kota Medan.


