KITAINDONESIASATU.COM – Sebanyak 120 advokat dari berbagai organisasi yang merupakan tim kuasa hukum dari pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bekasi nomor urut 01 Dani Ramdan dan Romli HM secara tegas menyatakan mengawal Pilkada 2024 Kabupaten Bekasi.
Ketua Divisi Hukum Tim Pemenangan paslon nomor urut 01, Wahyu Hafiludin Sadeli mengatakan, dari hasil survei terakhir yang dikeluarkan oleh Polmark Indonesia, paslon Cabup dan Cawabup Bekasi Dani-Romli berada di posisi tertinggi dengan popularitas 58,3 persen.
Sedangkan paslon nomor urut 02 BN Kholik Qudratullah dan Faizal Hafan Faridz di angka 21 persen disusul paslon nomor urut 03 Ade Kuswara – Asep Surya Atmaja sebesar 19,9 persen.
“Angka ini mencerminkan kekuatan dukungan yang fenomenal. Bahkan jika terjadi praktik money politic sekalipun, kami yakin mayoritas masyarakat tetap memilih Dani-Romli karena telah merasakan manfaat nyata dari program-program mereka,” jelas Wahyu dalam konfrensi pers di Cikarang pada Minggu (24/11/2024).
“Kami hadir untuk memastikan Pilkada berjalan sesuai dengan moto KPU, yakni Pilkada Cerdas. tugas kami adalah mengawasi segala bentuk pelanggaran, termasuk potensi terjadinya pelanggaran TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Massif),” ujarnya lagi.
Wahyu menyoroti, melihat hasil survei tersebut, ada kemungkinan kandidat lainnya menggunakan strategi abnormal atau menggunakan praktek money politics serta cara lainnya yang tidak diperbolehkan.
“Selain membutuhkan dana yang sangat besar, strategi ini juga membawa risiko diskualifikasi dari KPU. Selisih elektabilitas lebih dari 20% sangat sulit dikejar dalam waktu singkat,” ungkapnya.
Bahkan kata Wahyu, pihaknya siap memberikan pendampingan bagi setiap warga yang berani melaporkan adanya praktek-praktek kecurangan pada proses pemungutan suara maupun penghitungan suara Pilkada 2024 Kabupaten Bekasi pada 27 Nopember mendatang.***
Editor ape
