News

5.000 Penerangan Jalan Umum di Kabupaten Serang Rusak

×

5.000 Penerangan Jalan Umum di Kabupaten Serang Rusak

Sebarkan artikel ini
pjuserang
Salah satu PJU di Kabupaten Serang yang rusak akibat ditabrak

KITAINDONESIASATU.COM-Dari total 13.137 titik penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Serang, 40 persen membutuhkan perawatan dan perbaikan alias rusak.

Beni Yuarsa Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang mengatakan, pihaknya banyak mendapatkan kritik dan usulan dari masyarakat terkait kondisi PJU yang ada di wilayahnya yang mengalami kerusakan.

“Banyak laporan tentang kerusakan PJU, namun perbaikan kita pilih berdasarkan skala prioritas mana yang lebih urgent harus segera diperbaiki. Kebijakan ini dikarenakan keterbatasan anggaran,” kata Beni, kemarin.

Dari total sebanyak 13.137 titik PJU yang sudah terpasang, lanjut Beni, ada sekitar 40 persen atau sekitar 5.000 PJU yang membutuhkan perawatan dan perbaikan. Itu jumlah yang dinamis mengingat PJU merupakan barang elektronik yang memiliki masa berlaku. “Kerusakan barang elektronik itu dinamis, satu diperbaiki yang lain ada yang rusak,” ujarnya.

Beni mengatakan, ada berbagai faktor yang mengakibatkan kondisi PJU mengalami kerusakan. Mulai dari kondisi PJU yang memang harus diperbaiki karena faktor usia hingga faktor eksternal. “Faktor internal yang riskan yaitu tertimpa pohon, karena hujan atau ditabarak. Atau ada kabel yang putus karena terkena ranting pohon,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan upaya perbaikan PJU yang rusak, terutama  PJU yang kerusakannya parah dan urgen, tidak hanya pada saat mendekati momentum Idul Fitri. “Pemeliharaan dilakukan tidak hanya saat mendekati Lebaran, ini rutin kita lakukan, hampir setiap hari, kalau BBM dan sparepart tersedia ya jalan,” tegas Beni.

Seperti sekaran ini menjelang Idul Fitri, pihaknya berupaya melakukan pengecekan kondisi PJU disepanjang  jalur wisata, terutama yang berada di jalan Kabupaten Serang.

“Biasanya jalan kabupaten jarang dilalui pemudik, kita fokuskan di jalur wisata seperti di Anyar biasanya setelah Idul Fitri ramai dikunjungi wisatawan. Sedangkan jalan nasionalnya kita konsultasikan ke BPTD yang memiliki kewenangan,” ujar Beni sambil menambahkan selama 2024 baru bisa memperbaiki 800 titik di Kabupaten Serang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *