Pihak UNIFIL menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.
Saat ini, para korban yang mengalami luka-luka sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St. George, Beirut.
Mabes TNI bersama Kementerian Pertahanan terus berkoordinasi dengan markas UNIFIL untuk memastikan keamanan sisa personel yang masih menjalankan misi pemeliharaan perdamaian TNI di Lebanon.
Investigasi mendalam tengah dilakukan untuk mengungkap dalang di balik rentetan serangan yang menargetkan prajurit TNI di tanah Lebanon ini.***




