Berita UtamaNews

3 Balita Tewas Terjebak Kebakaran Saat Ibu Jemput Anak Sekolah

×

3 Balita Tewas Terjebak Kebakaran Saat Ibu Jemput Anak Sekolah

Sebarkan artikel ini
IMG 20240920 WA0005

KITAINDONESIASATU.COM – Si jago merah mengamuk di pemukiman warga di Jalan Cipinang Baru RT 005/18, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (20/9). Dalam peristiwa itu, tiga orang balita tewas terpanggang karena tak bisa menyelamatkan diri dari rumah yang dilalap si jago merah.

Ketiga balita yang tewas terbakar itu adalah Kanaya, 4, Rafkha 3,5, dan Asyifa, 1,5, yang menjadi korban. Ketiga anak dari pasangan suami istri Yedi dan Yulianti, diketahui ditinggal di rumah oleh sang ibu yang menjemput anak yang lain di sekolah.

Syarifuddin, 52, tetangga korban mengatakan, peristiwa kebaran itu bermula saat api membakar rumah tempat tinggal ketiga korban. Dengan cepat api langsung menyambar bangunan yang ada di sekitar lokasi. “Total ada 17 rumah yang terbakar. Informasinya api sendiri berasal dari korsleting listrik di rumah tersebut,” katanya, Jumat (20/9).

Baca Juga  Polisi Sebut 2 Orang Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Santri di Pondok Pesantren

Dikatakan Syarifuddin, rumah yang menjadi sumber api terdapat tiga orang anak yang masih berusia balita. Ketiganya ditinggal sang ibu menjemput anak lainnya di sekolah. “Kita juga tahunya begitu si ibu pulang, teriak-teriak kalau ketiga anaknya masih didalam rumah,” ujarnya.

Karena kobaran api yang sangat besar, kata Syarifuddin, tak ada yang berani mencoba untuk menyelamatkan ketiga anak-anak tersebut. Ketiga balita itu pun ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di bagian depan rumah. “Kondisinya sudah hangus terbakar semua, kasian itu anak-anak. Ibunya juga nangis terus nggak berhenti-berhenti,” ujarnya.

Baca Juga  Lokasi SIM Keliling Kota Tangerang

Menurut Syarifuddin, pada saat kebakaran, sejumlah warga berusaha memadamkan api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya, namun usaha tersebut gagal. *Banyak barang-barang warga yang juga nggak bisa terselamatkan, semuanya hangus terbakar,” imbuhnya.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, kebakaran mulanya menimpa salah satu rumah berlantai dua di pemukiman padat penduduk tersebut. Lalu, dengan cepat api membesar dan merembet ke bangunan sekitarnya. “Kami mengerahkan 14 unit mobil pemadam dengan personil sebanyak 70 petugas,” ujarnya.

Menurut Kasudin, lokasi kebakaran yang berada di gang sempit membuat petugas kesulitan untuk memadamkan api. Dan dalam kejadian ini juga menimbulkan duka, lantaran 3 orang balita di temukan tewas di dalam rumah yang terbakar.

Baca Juga  Kebakaran Rumah di Matraman Jakarta Timur, Diduga Korsleting

“Kini jenazah korban telah di bawa ke Rumah Sakit Polri guna kepentingan autopsi, pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *