Dalam pelaksanaannya, Jalan Tol Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed sempat ditutup sekitar 1,5 jam untuk mendukung penerapan contraflow. Setelah selesai, jalur tersebut kembali dibuka dan arus kendaraan berangsur normal.
“(Tol) MBZ tadi (Kamis 19 Maret 2026) kita tutup hampir 1 setengah jam. Karena langkah-langkah daripada contraflow sudah selesai ya tentunya kita buka lagi, dan alhamdulillah sekarang lancar. Sudah lancar ya,” ungkapnya.
Selain kelancaran arus, arus mudik 2026 juga menunjukkan tren positif dari sisi keselamatan. Angka kecelakaan turun 2,8 persen, sementara fatalitas korban meninggal dunia menurun hingga 40 persen.
“Kami sampaikan bahwa peristiwa kecelakaan juga turun 2,8% per hari ini. Tetapi fatalitas korban yang meninggal dunia itu turun 40%,” ujar Kakorlantas.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan. “Dan kami mengharapkan untuk rekan-rekan pemudik agar memang harus hati-hati, harus sabar. Puncak arus sudah kita lalui,” pungkasnya.***

