KITAINDONESIASATU.COM – Puncak arus mudik 2026 tercatat mencapai 270 ribu kendaraan dalam satu hari. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dalam puncak arus mudik 270 ribu kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, memastikan penerapan one way nasional dan rekayasa lalu lintas membuat kondisi tetap terkendali.
“Saat ini kami berada di bawah MBZ di jalan tol, menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas setelah kami lakukan one way nasional arus balik kemarin tanggal 18, sampai saat ini masih kami berlakukan one way nasional. Adapun kondisi daripada arus lalu lintas khususnya di jalan tol, tentunya juga kami melihat dampaknya ke arteri ya. Sampai saat ini cukup terkendali,” kata Kakorlantas di Tol Jakarta–Cikampek.
Data terbaru menunjukkan arus mudik 2026 meningkat sekitar 4,26 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yang mencatat 258 ribu kendaraan. Kenaikan ini menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat saat musim mudik.
Untuk mengurai kepadatan, rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap. Mulai dari contraflow satu lajur di Km 36 hingga Km 47, lalu diperluas menjadi dua lajur hingga Km 48, dan tiga lajur hingga Km 70 dalam sistem rekayasa lalu lintas.
Kakorlantas menjelaskan bahwa jalur menuju Trans Jawa relatif lancar berkat penerapan one way nasional. Strategi ini dinilai efektif menjaga kelancaran di titik-titik krusial.
