KITAINDONESIASATU.COM – Efek long week end terjadi kemacetan parah di Puncak, Bogor, Jawa Barat telah terjadi hingga 11 jam.
Dalam peristiwa kemacetan ini dilaporkan seorang wisatawan meninggal, karena terjebak dalam kemacetan tersebut lebih dari 9 jam.
Korban yang meninggal diidentifikasi sebagai Nimih (56), warga Cipayung, Jakarta Timur.
Menurut keterangan yang dikumpulkan pihak kepolisian, almarhum awalnya ikut rombongan berwisata ke kawasan Agro Wisata Gunung Mas.
Kejadian ini tidak terkait dengan kemacetan yang terjadi di Puncak, melainkan disebabkan oleh sakit yang dideritanya.
Demikian penjelasan AKP Rizky Guntama dari Polres Bogor yang dikutip dari Tribunnews Bogor dan Kompas TV.
Polres Bogor telah menerapkan sistem one way selama 14 jam untuk mengatasi kemacetan, namun hal ini tidak secara langsung menyebabkan kematian wisatawan tersebut.
Jumlah kendaraan yang melintas juga sangat tinggi, mencapai 140 ribu kendaraan, yang memperburuk kondisi kemacetan.
Kemacetan parah di Puncak, Bogor, disebabkan oleh peningkatan volume kendaraan, terutama motor, yang meningkat karena libur panjang.
Polisi mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang memasuki Puncak mencapai 150 ribu, melebihi kapasitas ruas jalan yang seharusnya 70 ribu kendaraan.
Perilaku pengendara yang tidak sabar, seperti melambung dan melawan arah, juga menyebabkan lalu lintas terkunci dan kemacetan yang panjang.
Untuk mengurai kemacetan, polisi menutup lalu lintas ke Puncak dengan memberlakukan satu arah (one way) ke arah Jakarta. *


