KITAINDONESIASATU.COM – Polisi mengungkapkan bahwa ada indikasi penggunaan minuman beralkohol di tempat para remaja berkumpul.
Demikian diungkapkan Kompol Audy Joize Oroh, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, dalam pernyataannya pada Senin.
Audy menjelaskan bahwa puluhan motor dan orang-orang berkumpul di tempat itu.
“Di sana ada sekitar 30 kendaraan roda dua, dan berdasarkan keterangan saksi, kemungkinan ada sekitar 60 orang yang berkumpul,” ujarnya.
Sekitar pukul 03.30 WIB, Tim Perintis Presisi tiba di lokasi. Saat menyadari kehadiran polisi, para remaja tersebut segera melarikan diri. Mereka berlari ke arah perumahan warga, sementara beberapa lainnya menuju Kali Bekasi.
“Dari keterangan saksi, kami mendapati bahwa beberapa dari mereka melompat ke Kali Bekasi, sementara yang lain tidak berani melompat,” tambah Audy.
Karena kondisi lokasi yang gelap, beberapa remaja berhasil ditangkap oleh Tim Perintis. Polisi mengamankan 22 orang beserta barang bukti berupa 21 senjata tajam, 30 motor, dan 8 ponsel.
“Barang bukti ini akan diproses lebih lanjut. Penyidikan dilakukan dengan pendekatan ilmiah untuk memastikan fakta yang terjadi secara akuntabel,” jelas Audy.
Saat kejadian, polisi sedang melakukan patroli untuk mencegah tawuran di sekitar Kali Bekasi, tempat di mana tujuh mayat ditemukan mengambang. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Polisi Dani Hamdani, mengonfirmasi bahwa anggotanya memang tengah membubarkan aksi tawuran malam itu.
Meskipun begitu, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang yang diamankan untuk memastikan dugaan terkait insiden tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan dan beberapa orang sudah dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota,” ujar Dani.- ***


