Lifestyle

Wisata Edukasi Tambang Mbah Soero: Jejak Tambang Batu Bara Era Kolonial di Sawahlunto

×

Wisata Edukasi Tambang Mbah Soero: Jejak Tambang Batu Bara Era Kolonial di Sawahlunto

Sebarkan artikel ini
LUBANG TAMBANG MBAH SOERO
Jejak Tambang Batu Bara Mbah Soero

KITAINDONESIASATU.COM – Tambang Mbah Soero merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang terletak di kawasan Tanah Lapang, Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Terowongan sepanjang 185 meter ini dibangun pada masa kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1898, dan menjadi jalur utama kegiatan penambangan batu bara hingga tahun 1932.

Sebagai bentuk pelestarian sejarah, pemerintah daerah kemudian merenovasi terowongan ini agar dapat diakses publik sebagai objek wisata.

Proyek renovasi dimulai pada 27 Juni 2007 dan rampung pada akhir Desember di tahun yang sama.

Lubang tambang ini resmi dibuka untuk umum pada 23 April 2008.

Keaslian struktur tambang masih terjaga, terutama terlihat dari dinding dan langit-langitnya yang masih berupa batu bara alami.

Pengunjung yang ingin memasuki area ini diwajibkan melakukan pendaftaran serta membeli tiket di Gedung Info Box.

Bangunan ini dulunya merupakan Gedung Pertemuan Buruh pada tahun 1947, yang digunakan untuk berbagai aktivitas seperti rapat dan pertunjukan seni setelah hari pembayaran gaji.

Kini, fungsinya berubah menjadi pusat informasi seputar tambang batu bara Mbah Soero.

Sebelum turun ke dalam terowongan, pengunjung akan dibekali helm dan sepatu keselamatan.

Pemandu wisata kemudian akan memaparkan informasi penting tentang tambang, termasuk aturan keselamatan selama berada di dalam area bawah tanah.

Selain menjelajahi terowongan, pengunjung juga dapat menikmati galeri foto dan menonton film dokumenter mengenai sejarah pertambangan di Sawahlunto.

Sebagai kenang-kenangan, setiap pengunjung akan menerima sertifikat setelah kunjungan selesai.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *