Lifestyle

Waspadai Stunting: Dampak Gizi Buruk yang Menghambat Pertumbuhan Anak

×

Waspadai Stunting: Dampak Gizi Buruk yang Menghambat Pertumbuhan Anak

Sebarkan artikel ini
FotoJet 4 30
Waspadai Stunting!

KITAINDONESIASATU.COM – Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.

Ciri utamanya adalah tinggi badan anak yang jauh di bawah standar usianya.
Masalah ini bisa dimulai sejak dalam kandungan, terutama jika ibu hamil tidak memperoleh asupan nutrisi yang memadai.

Setelah lahir, risiko stunting tetap tinggi jika anak tidak mendapatkan gizi cukup selama masa pertumbuhannya.

Faktor Penyebab Stunting:

Minimnya akses terhadap makanan bergizi, rendah asupan vitamin dan mineral, serta kurangnya variasi pangan, khususnya protein hewani.

Kondisi ibu yang kekurangan gizi sejak remaja, saat hamil, dan menyusui dapat memengaruhi pertumbuhan fisik dan otak anak.

Sanitasi buruk dan keterbatasan akses air bersih serta layanan kesehatan turut memperburuk risiko stunting.

Kurangnya stimulasi psikososial atau rangsangan tumbuh kembang.

Faktor lain seperti pekerjaan ibu, tinggi badan kedua orang tua, pendapatan keluarga, jumlah anggota rumah tangga, pola asuh yang kurang tepat, serta tidak diberikannya ASI eksklusif.

Penyakit bawaan seperti thalasemia dan kelainan jantung.

Infeksi kronis akibat lingkungan tidak bersih (misalnya diare berkepanjangan) serta penyakit yang seharusnya bisa dicegah melalui imunisasi, seperti TBC, difteri, campak, dan pertussis.

Pencegahan Stunting:

Upaya mencegah stunting harus dimulai sejak dini.

Orang tua perlu rutin memeriksakan kehamilan, menjaga kebersihan, memberikan imunisasi lengkap, memantau tumbuh kembang anak, serta memastikan anak mendapat gizi seimbang setiap hari.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *