Lifestyle

WASPADA! Ini 5 Bahan Kimia Berbahaya di Sekitar Rumah

×

WASPADA! Ini 5 Bahan Kimia Berbahaya di Sekitar Rumah

Sebarkan artikel ini
BAHAN KIMIA BAHAYA YANG ADA DI SEKITAR RUMAH
Bahan kimia berbahaya.

KITAINDONESIASATU.COM – Tanpa disadari, berbagai bahan kimia berbahaya dapat ditemukan dalam produk rumah tangga yang sering kita gunakan, seperti cairan pembersih kamar mandi, sabun cuci, hingga disinfektan.

Meskipun berfungsi penting dalam menjaga kebersihan, penggunaannya yang tidak hati-hati bisa memicu gangguan kesehatan.

Salah satu bahan kimia berisiko tinggi adalah karbon monoksida (CO), gas tak berbau dan tak berwarna yang dapat muncul dari aktivitas seperti memanaskan mobil dalam ruang tertutup atau membakar sampah.

Jika terhirup, CO bisa menyebabkan sakit kepala, mual, sesak napas, bahkan kehilangan kesadaran dan kematian, terutama pada kelompok rentan seperti bayi, lansia, serta penderita gangguan jantung atau paru.

Selanjutnya, ada amonia, gas menyengat yang kerap terdapat pada produk pembersih, pewarna rambut, dan cat.
Paparan tinggi dapat memicu iritasi kulit, mata, hingga gangguan pernapasan.

Untuk menghindarinya, sebaiknya gunakan pelindung seperti sarung tangan dan masker.

Klorin juga patut diwaspadai. Umumnya digunakan sebagai disinfektan kolam renang atau bahan pembersih, zat ini bisa menimbulkan luka di kulit, iritasi mata, bahkan masalah serius jika tertelan atau terhirup.

Lalu ada asam klorida (HCl), bahan kimia berbahaya yang sering digunakan dalam pembersih porselen atau pupuk.

Jika terkena tubuh, HCl dapat menyebabkan luka bakar, kerusakan paru, atau gangguan pencernaan berat.

Penanganan segera sangat diperlukan jika terjadi kontak langsung.

Sementara itu, asam sulfat yang ditemukan dalam aki dan pembersih saluran air juga memiliki efek korosif tinggi.

Kontaknya dengan tubuh bisa berakibat fatal, termasuk luka bakar parah dan kerusakan organ dalam.

Selain itu, nitrogen cair dalam produk makanan tertentu dan alkohol non-konsumsi dalam hand sanitizer juga bisa membahayakan jika tertelan atau mengenai kulit.

Untuk itu, penting menyimpan bahan kimia jauh dari jangkauan anak-anak dan segera mencari bantuan medis jika terjadi paparan atau gejala serius.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *