Hasilnya? Daging yang lembut, empuk, dan bumbu yang meresap sempurna hingga ke tulang.
Inilah alasan mengapa tekstur lembut dari Ayam Betutu menjadi daya tarik utama yang membedakannya dari ayam panggang biasa.
Dibawa dari Gilimanuk, ujung barat Bali yang terkenal dengan sentuhan autentik masakan tradisional, hidangan ini bukan sekadar makanan, tapi warisan budaya yang dijaga turun-temurun.
Kehadirannya di Kampoeng Tempo Doeloe 2025 menjadi angin segar bagi pecinta kuliner tradisional yang ingin merasakan Bali tanpa perlu terbang ke pulau Dewata.
Di sini, rempah khas Nusantara tidak hanya digunakan sebagai penyedap, tapi sebagai jiwa dari setiap hidangan yang disajikan.
Hidangan sakral
Ayam Betutu awalnya adalah hidangan sakral dalam upacara adat Bali, khususnya dalam ritual keagamaan.
Kini, meski sudah menjadi jajanan umum, proses pembuatannya tetap menghormati nilai-nilai tradisi.

