Seketika raut wajah Yati Pesek merasa tak nyaman.
Yati Pesek lalu merespons, “Saiki sampeyan arepa enom dadi guruku lho (sekarang kamu meskipun muda jadi guruku lho),” kata Yati.
Bukannya mereda, Miftah kembali melontarkan candaannya ke Yati Pesek yang bernada seksis.
Sadar candaan Miftah semakin membuatnya tak nyaman, Yati Pesek lantas mempertanyakan status sosial Miftah yang dirasa tak sejalan.
“Saiki kok dadi suarane koyo ngono. Oh untung Gus, saiki sampeyan ora dadi ustad, ora kiai. (Sekarang kok ngomongnya kayak gitu. Oh untung Gus, sekarang di sini kamu bukan ustaz, bukan kiai),” kata Yati Pesek.

