KITAINDONESIASATU.COM – Tim pelayang Petung dari Tuluangagung, Jawa Timur, tampil sebagai juara di kategori 3 Dimensi dan Train Naga dalam Festival Layang-layang Purworejo 2024 yang berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu (10-11/8) di Pantai Ketawang, Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Purworejo, Jawa Tengah.
Hari terakhir pelaksanaan PKF 2024 pada Minggu (11/8), melombakan layang-layang nomor 3 dimensi dab train naga.
Dalam festival ini, tim pelayang Petung dari Tulungagung menjadi juara train naga dengan mengusung model layangan berkepala naga kembar berjudul ”Cundamani”. Tim tersebut berhasil mengungguli para pesaingnya yaitu Slow Team (Muntilan), Pelangi Jepara, Cakra Muda (Cilacap), dan Wayah Husein Kite (Purworejo). Tim Petung juga berjaya dengan merebut gelar di kategori layang-layang 3 dimensi.
Salah satu dewan juri yang juga Wakil Ketua Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (Pelangi) Yogyakarta, Markus Purnomoadi menyebut, ada kecenderungan peserta, baik di hari pertama dan kedua untuk menampilkan inovasi dalam model layangan.
”Seperti pada layang-layang kategori train naga yang menjadi juara festival kali ini. Pelayang melakukan improvisasi dan inovasi dengan berani membuat layang-layang ”naga kembar”, serta settingan yang dinamis sehingga mampu terbang dengan bagus dan stabil,” kata Ipung, panggilan akrabnya, saat dihubungi Senin 12 Agustus 2024.
Penyerahan hadiah berlangsung di Sekretariat Desa Ketawangrejo, Minggu malam 11 Agustus 2024.
Curi Perhatian
Sekitar 20 ribuan pengunjung menjadi saksi kemeriahan festival layang-layang Desa Ketawangrejo yang dibuka oleh Bupati Yuli Hastuti tersebut. Pemandangan menarik di festival ini yaitu kehadiran Gavta Arsylio Ajisuana, pelayang cilik berusia lima tahun dari Parangtritis Yogyakarta.
Gavta berhasil mencuri perhatian ribuan penonton dengan aksinya yang penuh semangat saat menerbangkan layang-layang stunt kite pada Minggu (11/8). Dia bahkan sempat terseret di pasir, namun timnya sigap mengamankan situasi. Gavta, yang telah bermain layang-layang sejak usia 2,5 tahun, mengaku senang meski layang-layangnya berat.
Kepala Dinporapar Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho, mengungkapkan kebanggaannya terhadap acara ini yang juga diikuti peserta dari luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Belgia, Polandia, dan Prancis.
”Pada hari pertama, sekitar 20 ribuan pengunjung menyaksikan festival ini,” katanya.
Daftar Juara Festival Layang-layang Purworejo 2024:
Kategori Layang-layang Tradisional:
Terbaik I : Yudhistira (Sleman)
Terbaik II : Peskid (Bantul)
Terbaik III: Panji (Cilacap)
Terbaik IV: Layong Dungo Restu (Purworejo)
Terbaik V : Pelayang Kulonprogo
Kategori Layang-layang 2 Dimensi
Terbaik I : Yudhistira (Sleman)
Terbaik II : Pelangi Ponorogo
Terbaik III: Pelangi Binangun Kulonprogo
Terbaik IV: SPJ Club Jepara
Terbaik V : Kepis Kite Muntilan
Kategori Layang-layang 3 Dimensi
Terbaik I : Petung (Tulungagung)
Terbaik II : Pesona Langit (Purworejo)
Terbaik III: Fakta Kite Club (Cilacap)
Terbaik IV: Carloshtech (Solo)
Terbaik V : Gunung Tumpeng (Jepara)
Kategori Layang-layang Train Naga
Terbaik I : Petung (Tulungagung)
Terbaik II : Slow Team (Muntilan)
Terbaik III: Pelangi Jepara
Terbaik IV: Cakra Muda (Cilacap)
Terbaik V : Wayah Husein Kite (Purworejo)
(Aji)


